Mengenal Reiki & Ling-Chi

Reiki adalah metode penyembuhan alami yang sangat kuno berasal dari Tibet, sebagai metode penyembuhan tradisional dikalangan para biksu/biarawan Tibet. Setelah menghilang dari peredaran dan pada akhir abad 18 metode ini diketemukan kembali oleh Dr Mikao Usui dan diberi nama  Reiki dalam bahasa Jepang yang berarti Rei = alam semesta dan Ki = energi .

Tidak diketahui siapa yang pertama membawa metode penyembuhan alami ini ke Indonesia. Reiki di Indonesia bermula dari kelompok-kelompok kecil dan berkembang pesat dan akhirnya banyak wadah wadah/yayasan yang berdiri dan mengembangkan pengajaran Reiki ini kepada masyarakat, salah satunya adalah Yayasan Ricky Suharlim, didirikan oleh DR. Ricky H Suharlim, MSc. yang saat ini beranggotakan sekitar 50.000 orang, yang termuda usia 2 tahun dan yang tertua berusia 96 tahun.

Ricky Suharlim merupakan penerima 2 rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai orang Indonesia yang pertama menyandang International Registered Reiki Master Teacher - USA, dan orang Indonesia yang pertama belajar Reiki dan Ling Chi langsung di Kuil Si Cang Sie Miauw - Tibet. Ling Chi adalah metode penyembuhan Spiritual (Spiritual Healing Methods) yang memanfaatkan penggabungan energi alam semesta dengan simpul saraf yang ada didalam tubuh manusia. 

Karena metodenya yang sistimatis dan simpel, Reiki & Ling-Chi dapat dipelajari oleh seluruh masyarakat tanpa batasan usia, jenis kelamin, etnis, status maupun agama. Setiap bulan Yayasan Ricky Suharlim mengadakan penyembuhan gratis secara masal yang biasa dihadiri 2.500-3.000 pasien dari berbagai bahkan dari Medan, Jakarta, Jawa Tengah maupun dari daerah Kalimantan; dan lokakarya/pelatihan penyembuhan Reiki & LingChi

 DR. Ricky H. Suharlim, M.Sc. pendiri Yayasan Ricky Suharlim

DR. Ricky H. Suharlim, M.Sc. pendiri Yayasan Ricky Suharlim

 
LC2301.JPG

Manfaat Reiki & Ling-Chi

Reiki dikenal sangat bermanfaat untuk penyembuhan dan proses regenerasi sel didalam tubuh manusia. Pemanfaatan energi positif alam semesta untuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh manusia. Dengan seringnya kita mengakses energi positif maka energi negatif didalam tubuh kita dengan sendirinya akan menjadi positif atau akan terdorong keluar dari tubuh kita. Karena selamanya antara positif dan negatif tidak akan pernah menyatu.

Reiki & Ling-Chi bukan hanya bermanfaat bagi yang sakit baik psikis maupun fisik, tertapi juga untuk orang yang sehat agar terhindar dari pengaruh energi yang negatif dan akan bertambah cerah, semangat, awet muda dan terhindar dari stres.

 

 

Penyembuhan dengan Reiki & Ling-Chi

Metode ini dapat dimanfaatkan untuk manusia, hewan, dan tumbuhan, dan sangat mudah dipelajari hanya dengan mengikuti lokakarya / pelatihan dalam satu hari dengan diinisiasi (attunement) maka yang bersangkutan langsung menjadi Praktisi Reiki / Penyembuh Reiki.

Penyembuh tidak akan terkontaminasi atau tertular penyakit yang diderita pasien, karena metode bekerja dengan mendorong energi positif ke tubuh pasien - bukan dengan menarik penyakit / energi negatif.

Energi Penyembuh tidak akan terkuras atau kehabisan energi, karena metode ini memanfaatkan energi alam semesta. Semakin banyak menyalurkan energi akan semakin baik untuk penyembuh karena meningkatnya sirkulasi energi positif dalam tubuh.

Proses penyembuhan tidak menyentuh pasien. Energi dipancarkan melalu chakra telapak tangan penyembuh, dengan jarak 5–10cm, mengalir masuk ke tubuh pasien; selanjutnya energi positif inilah yang bekerja mendorong energi negatif keluar dari tubuh pasien.

Penyembuhan dapat dilakukan jarak jauh, berlainan lokasi, kota, maupun negara dengan metode transfer energi (tingkatan Reiki-2). Penyembuhan juga dapat dilakukan terprogram untuk mengoptimalkan proses kesembuhan pasien (tingkatan Reiki-3 / personal master) 

 

Ling-Chi

Ling Chi adalah metode penyembuhan Spiritual (Spiritual Healing Methods) yang memanfaatkan penggabungan energi alam semesta dengan simpul saraf yang ada didalam tubuh manusia. Sebagai sumber ilmu energi, didalam Ling Chi tidak mengenal simbol